Nonton Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (2026) – Mengisahkan Sarah (Revalina S. Temat), seorang ibu yang awalnya hidup bahagia bersama suaminya, Satrio (Gunawan Sudrajat), dan putri mereka, Laila (Annisa Kaila). Namun, kehidupan keluarga mereka berubah ketika Satrio meminta izin untuk menikah lagi dengan Annisa (Megan Domani), resepsionis muda yang bekerja dengannya.
Sarah tidak sanggup menerima keputusan tersebut dan memilih bercerai. Setelah berpisah, ia harus menghadapi patah hati, tekanan dari lingkungan sekitar, serta hubungan yang semakin renggang dengan Laila. Meski berat, Sarah berusaha mengumpulkan kekuatan untuk memulai kehidupan baru.
Untuk bangkit dari keterpurukan, Sarah merintis usaha kecil di bidang desain dan pembuatan scarf. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, ia perlahan membangun kemandirian dan mencoba menata kembali masa depannya. Sarah juga menjadikan doa sebagai sumber kekuatan ketika menghadapi berbagai kesulitan.
Saat kehidupannya mulai membaik, ujian baru kembali datang. Satrio jatuh sakit parah dan membutuhkan bantuan. Keadaan tersebut membuat Sarah berada dalam dilema karena harus menghadapi mantan suaminya yang telah melukai perasaannya.
Sarah akhirnya membawa Satrio dan Annisa tinggal di rumahnya. Keputusan ini membuat suasana rumah dipenuhi ketegangan, kecemburuan, dan perasaan yang belum selesai. Sarah harus belajar menerima keadaan tanpa mengabaikan luka yang masih ia rasakan.
Di tengah persoalan tersebut, Sarah juga berusaha memperbaiki hubungannya dengan Laila. Putrinya masih menyimpan kekecewaan akibat perubahan besar dalam keluarga mereka. Sarah pun harus menemukan cara untuk memahami perasaan Laila sekaligus menunjukkan bahwa kasih sayang seorang ibu tetap ada di tengah berbagai masalah.
Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (2026) merupakan drama religi garapan Jay Sukmo yang dibintangi Revalina S. Temat, Gunawan Sudrajat, Megan Domani, dan Annisa Kaila. Film ini mengangkat perjuangan seorang ibu menghadapi perceraian, membangun kemandirian, memperbaiki hubungan keluarga, serta menemukan kekuatan melalui doa dan memaafkan.








